Strategi Bisnis


Filosofi strategi bisnis Ibu Ritta : berbisnis adalah ibadah dan ilmu yang dimiliki tidak boleh dimonopoli, harus berbagi dengan orang lain. Bagi Ibu Ritta beribadah bukan hanya sholat lima waktu dan lima rukun islam, tetapi juga dalam berbisnis. Beliau sangat menghargai para pelanggan dan berusaha memberikan  yang terbaik.
Ibu Ritta juga memberi kesempatan bagi para warga yang ingin mendalami ketrampilan membuat curug gentong dengan menyelenggarakan pelatihan-pelatihan. Siapapun boleh ikut, baik karyawan, mahasiswa atau korban PHK. Ibu Rita tidak merasa takut bahwa beliau akan tersaingi karena beliau berprinsip bahwa semua yang dilakukan adalah ibadah. Membuat curug gentong membutuhkan ketelitian serta kesabaran, tidak semua murid Ibu Ritta lulus membuat curug gentong. Kegagalan biasanya berupa desain tidak halus atau air jatuh tidak presisi. Beberapa murid Ibu Ritta yang sukses kini tetap menjalin tali silaturahmi dengan Ibu Ritta.
Resep lain dari strategi bisnis Ibu Ritta adalah kreativitas. Beliau menciptakan diferensiasi produk yaitu fountain dan tipe teratai. Model curug gentong pun senantiasa dikembangkan melalui variasi tipe landscape. Ada tipe pedesaan, pondokan mini, air terjun bertingkat, jembatan ampera dan bahkan curug dilengkapi akuarium mini yang bisa diisi ikan. Ke depan, Ibu Ritta tetap mencipta-kan inovasi dan variasi model karena beliau yakin kreativitas akan membuatnya mampu bertahan menghadapi persaingan handycraft.