Berawal dari kecintaannya terhadap alam, lahir sebuah karya unik berupa miniatur air terjun dalam gentong. Miniatur ini dilengkapi dengan ornamen pendukungnya. Bagaimana proses kreatif Rico hingga menghasilkan karya unik ini?
Mulanya kreasi miniatur air terjun dalam gentong hanya untuk dinikmati sendiri. Kala rasa rindu pada alam pedesaan dan pegunungan datang, Rico bisa memandangi kreasinya. Meski hanya sebuah miniatur namun dapat mengobati sedikit rasa rindunya. (more…)
Category : Blog &Jejak Media
Bosan dengan rutinitas kerja? Ingin sejenak menikmati jernihnya sungai dan gemericik air yang mengalir? Tak perlu pergi jauh-jauh ke pegunungan. Dengan Curug Gentong, panorama pegunungan dan merdunya aliran sungai bisa hadir langsung di ruang keluarga atau ruang kerja Anda
Category : Blog &Jejak Media
Kreasi Curug Gentong
Senin, 26 Juli 2010
Sentra kerajinan Curug Gentong ini terletak di Depok, Jawa Barat. pembuatnya Hajah Ritta Rico bersama suaminya. Letaknya tidak jauh dari jalan Margonda Raya, Depok.Proses pembuatan kerajinan Curug Gentong ini tidak begitu sulit. Yang diperlukan ide kreatif disertai ketelitian, ketekunan dan kesabaran. Bahan bakunya gentong yang terbuat dari tanah liat yang dilubangi.
Di bagian dalamnya diberi pecahan puing yang dilapisi semen, sehingga membentuk pemandangan berupa curug atau air terjun yang indah. Agar tampak lebih artistik, di bagian pinggirnya diberi semen dan dicat alami.
Category : Blog &Jejak Media

DEPOK, KOMPAS.com — Kreativitas dan keuletan dalam berwirausaha membikin tebal kantong Reri Endriko (49), warga Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Riko, panggilan akrabnya, mampu mengubah gerabah dan keramik menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi.
Dia menjadikan gerabah berbentuk gentong menjadi hiasan yang di dalamnya ada air terjun buatan. Sesuai bentuknya, karya Riko itu dikenal dengan nama curug gentong.
Category : Blog &Jejak Media
Liputan6.com, Depok. 30/04/2007 08:55
Nama curug diambil dari bahasa Sunda yang berarti air terjun. Rita mengkalim produknya merupakan yang pertama di Tanah Air. Menurut Rita, nilai jual utama dari produknya yang diminati konsumen adalah suara gemericik air. Gemericik air dan panorama alam membuat jiwa tenang. Untuk kelihatan hidup dan menarik dilengkapi lampu warna warni lima watt.
Category : Blog &Jejak Media
Rico: Menghadirkan Suasana Pedesaan dan Air Terjun Dalam Gentong
Seperti ketika krisis moneter yang berlanjut kepada krisis ekonomi 1998 lalu, bisnis rakyat atau UKM lah yang mampu bertahan dari badai. Bisnis rakyat yang tidak mengandalkan materialnya dari barang-barang import, terbukti mampu tetap hidup. Maka kini krisis kembali terjadi. Beda dengan dulu, ketika tidak semua negara mengalaminya, tapi kini krisis perekonomian mendunia. Tapi diyakini, bisnis rakyat tetap mampu survive.
Seperti bisnis yang ditekuni Rico yang memproduksi kerajinan air terjun curug. Modalnya tak besar, materialnya pun asli dalam negeri, dan mudah didapat. Tapi hasilnya, terbilang cukup lumayan. Karena sekalipun daya beli masyarakat jauh menurun, tetap saja ada peluang untuk memasarkan produk-produknya. Apalagi harga yg ditawarkan relatif terjangkau. Yang positifnya lagi, produk Rico mampu memberi ketenangan bagi mereka yang stress. Maklum, siapa sih yang tidak tenang dan nyaman, mendengar suara gemericik air, memandang alam ‘buatan’…
Bisnis Rico ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat yang ingin mencoba berbisnis namun dengan modal terbatas. Karena hanya sedikit ‘pemain’ di bidang ini. Apalagi modalnya pun tidak besar. Dan yang penting lagi, materialnya buatan dalam negeri, dan mudah dicari.
*****
Category : Blog &Jejak Media
Suara gemericik air memenuhi ruangan tamu yang luas di salah satu rumah di Kompleks Samudera Indonesia di Depok II, Jawa Barat. Terdengar bersahut-sahutan. Kesannya menyegarkan. Suara gemericik air itu berasal dari gentong-gentong dari gerabah berbagai ukuran, yang berderet di ruang tamu itu. Gentong pun bukan gentong biasa, tetapi gentong “robek” berisi taman mini di rongganya. Penataan tamannya pun beraneka macam. Tata taman paling sederhana tampil dalam bentuk tebing batu sintetis, tutupan rerumputan sintetis, dan kolam dengan air mancur mini yang menimbulkan suara gemericik. Tata taman di sebuah gentong berukuran besar menarik perhatian karena menampilkan penanda (landmark) Kota Palembang, Jembatan Sungai Musi. Satu penataan taman lagi menarik perhatian, karena menampilkan tokoh Putri Salju dan Tujuh Kurcaci.
Category : Blog &Jejak Media




